Rabu, 22 November 2017

Tommy Tjokro


Tommy Tjokro Pembaca berita, siap membantu event formal Anda
Tommy Tjokro (lahir Tjokro Utomo; lahir di Braunschweig, Jerman, 10 Juli 1977; umur 40 tahun[1]) adalah seorang pembawa acara berita Indonesia. Saat ini Tommy bekerja di Bloomberg TV Indonesia, setelah meninggalkan MetroTV pada awal tahun 2013. Sejak Bloomberg TV Indonesia ditutup, Tommy berpindah ke MNC World News sejak Agustus 2015. Dia juga bersiaran di iNews TV sejak 14 September 2015. Sejak tahun 2016, Tommy tidak bersiaran lagi di iNews TV, namun berpindah lagi ke RCTI yang masih satu rumah dengan iNews TV, walaupun demikian ia masih tetap bersiaran di MNC World News. Ia pernah menjadi juara Abang None Jakarta Pusat dan sempat mengenyam pendidikan di Queensland University of Technology

Najwa Shihab

Najwa Shihab siap membantu event formal Anda.
Najwa Shihab yang akrab dipanggil Nana[1] (lahir di Makassar, 16 September 1977; umur 40 tahun)[2] adalah mantan pembawa acara berita di stasiun televisi Metro TV. Ia pernah menjadi anchor program berita prime time Metro Hari Ini, Suara Anda dan program bincang-bincang Mata Najwa. Najwa adalah putri kedua Quraish Shihab, Menteri Agama era Kabinet Pembangunan VII. Nana menikah dengan Ibrahim Assegaf, dan sudah memiliki satu orang anak laki-laki yang akrab dipanggil Izzat (14 tahun).[2] Najwa adalah alumni Fakultas Hukum UI tahun 2000. Semasa SMA ia terpilih mengikuti program AFS, yang di Indonesia program ini dilaksanakan oleh Yayasan Bina Antarbudaya, selama satu tahun di Amerika Serikat. Merintis karier di RCTI, tahun 2001 ia memilih bergabung dengan Metro TV karena stasiun TV itu dinilai lebih menjawab minat besarnya terhadap dunia jurnalistik.[3] Pada bulan Agustus 2017, ia secara resmi telah mengundurkan diri dari MetroTV yang telah membesarkan namanya.

Selasa, 21 November 2017

Maria Kalaij

Mau mengundang Maria Kalaij
Mengawali mimpi menjadi seorang arsitek, Maria Kalaij justru dikenal sebagai penyiar (news anchor) di salah satu televisi berita Metro TV, yang membawakan informasi bisnis dan ekonomi, khususnya pasar modal. Keterlibatannya berawal dari ketidaksengajaannya turut serta dalam radio komunitas di Universitas Diponegoro. Hal itu lantas mengubah angannya dan membawa wanita kelahiran Manokwari, Papua ini masuk ke dunia Jurnalistik. Memulai karir sebagai anchor di Radio Bisnis Pas FM, Maria kemudian dikenal sebagai pelopor anchor televisi pertama yang membidani dunia pasar modal. Sejak 2001, dirinya selalu konsisten menghiasi pemberitaan pasar modal lokal maupun mancanegara di stasiun televisi Metro TV. “Hingga kini belum ada yang menggantikanku, dan aku tidak pernah tahu alasannya kenapa. Namun inilah duniaku, aku tetap menikmatinya, dan aku bisa total dalam menjalaninya,” tutur wanita berdarah Batak tersebut. Rasa ingin tahunya yang besar, dan keinginannya untuk selalu tampil beda menjadi alasan mengapa Ia memilih pasar modal sebagai core peliputannya. “Entry Barriernya relatif kecil, dan belum banyak jurnalis yang tertarik untuk mendalami bidang ini,” ungkapnya sambil mengenang awal perkenalannya dengan jurnalisme pasar modal. Namun, itu semua tidak dilaluinya dengan mudah. Ketika pertama kali terjun, Maria harus mengikuti pelatihan pasar modal terlebih dahulu selama tiga bulan.
Ia pun sempat kesulitan mencari referensi, dikarenakan masih minimnya media lokal yang memberitakan pasar modal. “Aku lebih banyak membaca surat kabar atau portal media asing. Bahkan, aku tak segan untuk bergabung dengan komunitas pialang dan pelaku industri demi keinginan untuk menguasai isu,” ungkap Maria. Alumni Teknik Elektro Universitas Diponegoro ini bahkan bisa menghubungi analis hingga enam kali sehari. “Mulai dari analis saham, analis foreign exchange (forex) hingga analis obligasi, kebanyakan membicarakan pekerjaan, namun tak jarang kami berbincang santai atau bahkan kopi darat,” lanjutnya. Seiring dengan berjalannya waktu, kecintaannya terhadap dunia pasar modal pun memuncak.
Maria bercita-cita membentuk lingkungan (komunitas) pasar modal yang dimotori oleh kalangan generasi muda, wadah itu sedianya akan membawa para pemuda lebih dekat lagi dengan dunia pasar modal secara riil. “Selama ini kesempatan para pemuda untuk melihat atau mungkin merasakan langsung dunia pasar modal masih sangat sedikit. Mereka hanya sebatas tahu atau mendengar dari media. Dengan adanya wadah ini, saya mencoba untuk memberikan pengalaman langsung, misalnya dengan melibatkannya pada acara talk show, atau mungkin program pengembangan Self Regulatory Organizations (SRO),” paparnya dengan penuh semangat. Sosialisasi terintegrasi inilah yang dinilai wanita berperawakan mungil ini akan dapat mengembangkan basis investor dan pasar modal nasional secara cepat dalam waktu singkat. Disamping memasukkan materi pasar modal pada kurikulum pendidikan dasar di Indonesia. Kombinasi tersebut dikatakan dapat menciptakan lingkungan pasar modal yang lebih semarak, selain tentunya mencetak generasi pekerja pasar modal yang handal. Meski begitu, dirinya menyatakan tidak tertarik untuk terjun langsung ke dunia yang telah membesarkan namanya tersebut. Menurutnya, setiap orang memiliki kapasitas, dan dirinya sudah cukup puas dengan perannya sebagai jurnalis di pasar modal. “Tantangannya lebih dinamis, setiap detik selalu ada perubahan dan itu membuat kecepatan berfikirku terlatih setiap harinya,” jelas Maria. Satu hal yang menurutnya belum berubah dari dulu hingga kini adalah sulitnya untuk mengakses broker asing sebagai sumber informasi.

Kania Sutisnawinata

Mau mengundang Kania Kania Sutisnawinata (lahir di Jakarta, Indonesia, 16 Juli 1975; umur 42 tahun) adalah pembawa acara berita Indonesia. Sejak tahun 2000 hingga 2013, Kania bekerja di MetroTV. Mengawali kariernya dengan memandu program berita Bisnis dan Ekonomi Market Review dan Bisnis Hari Ini hingga akhirnya dipercaya untuk memandu talkshow politik Today's Dialogue. Kania juga terpilih menjadi co anchor pertama yang mendampingi Dalton Tanonaka dalam program berbahasa Inggris, Indonesia Now. Pada tahun 2006-2012, Kania membawakan Program Metro Hari Ini dan Headline News Setelah keluar dari MetroTV ia bekerja di Bloomberg TV Indonesia hingga tahun 2015. Dia pernah menghabiskan masa kecilnya di berbagai negara, termasuk Republik Ceko, Swiss, Amerika Serikat, dan Meksiko. Pada November 2016, Kania kembali bergabung dengan Metro TV dan menduduki jabatan sebagai Wakil Pemimpin Redaksi. Saat ini, Ia menjadi anchor di Program Primetime News Pran


Kania Sutisnawinata (lahir di Jakarta, Indonesia, 16 Juli 1975; umur 42 tahun) adalah pembawa acara berita Indonesia. Sejak tahun 2000 hingga 2013, Kania bekerja di MetroTV. Mengawali kariernya dengan memandu program berita Bisnis dan Ekonomi Market Review dan Bisnis Hari Ini hingga akhirnya dipercaya untuk memandu talkshow politik Today's Dialogue. Kania juga terpilih menjadi co anchor pertama yang mendampingi Dalton Tanonaka dalam program berbahasa Inggris, Indonesia Now. Pada tahun 2006-2012, Kania membawakan Program Metro Hari Ini dan Headline News Setelah keluar dari MetroTV ia bekerja di Bloomberg TV Indonesia hingga tahun 2015. Dia pernah menghabiskan masa kecilnya di berbagai negara, termasuk Republik Ceko, Swiss, Amerika Serikat, dan Meksiko. Pada November 2016, Kania kembali bergabung dengan Metro TV dan menduduki jabatan sebagai Wakil Pemimpin Redaksi. Saat ini, Ia menjadi anchor di Program Primetime News Pran

HERA F. HARYN

• News Anchor for CNN INDONESIA BUSINESS Live Monday-Friday at 3.30PM Jakarta Time • News Anchor for Business Segment CNN INDONESIA NEWSROOM Live Monday-Friday 5PM Jakarta Time • News Anchor for BLOOMBERG TV INDONESIA • Investigative Journalist for METRO TV Education 2016 - Present Student of Globalization Economics, Economics and Business Major, University of Indonesia, Indonesia 2002 – 2007 The Most Oustanding Graduated Student from Industrial Engineering Major, University of North Sumatera, Indonesia Working Experience 2015 - Present News Anchor for CNN INDONESIA: News Anchor for CNN INDONESIA BUSINESS Live Monday-Friday at 3.30 PM Jakarta Time News Anchor for Business Segment in: CNN INDONESIA NEWSROOM Live Monday-Friday 5PM Jakarta Time Exclusive Interview Jim Yong Kim, The President of World Bank Group Exclusive Interview Joko Widodo, The President Indonesia Exclusive Interview Robert Fry Engle III, The Winner of the 2003 Nobel Memorial Prize in Economic Science Exclusive Interview Shamina Singh, President Mastercard Center for Inclusive Growth, and many more. 2013 – 2015 Daily Show Anchor of Bloomberg TV Indonesia Covering World Trade Organization Conference in Bali, 2014 Interviewing CEO of Air Asia, Tony Fernandes Interviewing Indonesia’s President Candidate, Joko Widodo Interviewing Vice President of World Bank East Asia and Pasific Regional, Axel van Trotsenburg Interviewing Head of IDC Indonesia Operations, Sudev Bangah Interviewing Managing Director Lamudi Indonesia, Karan Khetan Interviewing Chief Investment Officer Saxo Bank, Steen Jakobsen Interviewing Richard Duncan, Former World Bank Economist, and many more - News Anchor for “THE CENTRAL BANK” program (Challenging Monetary Policies of Bank Indonesia with Board of Bank Indonesia Directors) - News Anchor for “PUNDI PUNDI” program (Financial Planning Program) 2008 –2011 Reporter and Scriptwriter for Metro Realitas, Investigative Program, Metro TV 2006 - 2007 Presenter and reporter for Daily News and Dialog at TVRI SUMUT August 2006 On the Job Training at ARUN Oil and Gas NGL, Co.


• News Anchor for CNN INDONESIA BUSINESS Live Monday-Friday at 3.30PM Jakarta Time • News Anchor for Business Segment CNN INDONESIA NEWSROOM Live Monday-Friday 5PM Jakarta Time • News Anchor for BLOOMBERG TV INDONESIA • Investigative Journalist for METRO TV Education 2016 - Present Student of Globalization Economics, Economics and Business Major, University of Indonesia, Indonesia 2002 – 2007 The Most Oustanding Graduated Student from Industrial Engineering Major, University of North Sumatera, Indonesia Working Experience 2015 - Present News Anchor for CNN INDONESIA: News Anchor for CNN INDONESIA BUSINESS Live Monday-Friday at 3.30 PM Jakarta Time News Anchor for Business Segment in: CNN INDONESIA NEWSROOM Live Monday-Friday 5PM Jakarta Time Exclusive Interview Jim Yong Kim, The President of World Bank Group Exclusive Interview Joko Widodo, The President Indonesia Exclusive Interview Robert Fry Engle III, The Winner of the 2003 Nobel Memorial Prize in Economic Science Exclusive Interview Shamina Singh, President Mastercard Center for Inclusive Growth, and many more. 2013 – 2015 Daily Show Anchor of Bloomberg TV Indonesia Covering World Trade Organization Conference in Bali, 2014 Interviewing CEO of Air Asia, Tony Fernandes Interviewing Indonesia’s President Candidate, Joko Widodo Interviewing Vice President of World Bank East Asia and Pasific Regional, Axel van Trotsenburg Interviewing Head of IDC Indonesia Operations, Sudev Bangah Interviewing Managing Director Lamudi Indonesia, Karan Khetan Interviewing Chief Investment Officer Saxo Bank, Steen Jakobsen Interviewing Richard Duncan, Former World Bank Economist, and many more - News Anchor for “THE CENTRAL BANK” program (Challenging Monetary Policies of Bank Indonesia with Board of Bank Indonesia Directors) - News Anchor for “PUNDI PUNDI” program (Financial Planning Program) 2008 –2011 Reporter and Scriptwriter for Metro Realitas, Investigative Program, Metro TV 2006 - 2007 Presenter and reporter for Daily News and Dialog at TVRI SUMUT August 2006 On the Job Training at ARUN Oil and Gas NGL, Co.

Sumi Yang

Metro TV. Dia populer membawakan program berita berbahasa Mandarin Metro Xinwen juga acara Wide Shot. Sumi fasih dalam Bahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin. Saat ini, Sumi menjadi presenter Bincang Pagi, Metro Siang dan Headline News. Sumi merupakan alumni Universitas Bina Nusantara jurusan Sistem Informasi. Sumi bergabung dengan Metro TV sejak tahun 2002. Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]-->Sumi Yang (lahir di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau) adalah seorang pembawa acara berita di stasiun televisi Metro TV. Dia populer membawakan program berita berbahasa Mandarin Metro Xinwen juga acara Wide Shot. Sumi fasih dalam Bahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin. Saat ini, Sumi menjadi presenter Bincang Pagi, Metro Siang dan Headline News. Sumi merupakan alumni Universitas Bina Nusantara jurusan Sistem Informasi. Sumi bergabung dengan Metro TV sejak tahun 2002.

suber foto internet
Sumi Yang (lahir di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau) adalah seorang pembawa acara berita di stasiun televisi Metro TV. Dia populer membawakan program berita berbahasa Mandarin Metro Xinwen juga acara Wide Shot. Sumi fasih dalam Bahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin. Saat ini, Sumi menjadi presenter Bincang Pagi, Metro Siang dan Headline News. Sumi merupakan alumni Universitas Bina Nusantara jurusan Sistem Informasi. Sumi bergabung dengan Metro TV sejak tahun 2002.

Dian Mirza

Dian Mirza (lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, 11 Desember 1983; umur 33 tahun) adalah pembawa acara berita Indonesia. Ia menjadi anchor dalam program berita Sekilas Info,Seputar Indonesia Pagi,Seputar Indonesia Siang dan Delik. Dian Mirza juga pernah membintangi iklan produk sabun kecantikan, Dove, pada tahun 2005. Dian Mirza adalah alumni Universitas Indonesia dan Universitas Queensland, Brisbane, Australia. Sejak tanggal 1 April 2009 hingga 21 Februari 2011, dia bekerja di Trans TV membawakan berita Reportase Malam. Sejak tanggal 22 Februari 2011, dia bekerja di RCTI membawakan berita Seputar Indonesia Pagi, Seputar Indonesia Siang, Seputar Indonesia Malam, Sekilas Info, Delik dan Dua Sisi. Pada tahun 2017, ia mengundurkan diri dari RCTI karena fokus menjalankan bisnis MLM-nya yang dijalani sejak 2015. Namun, pada akhir Juli 2017, ia muncul kembali di Metro TV pada program Metro Plus Pagi sebagai presenter freelance. 


Dian Mirza (lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, 11 Desember 1983; umur 33 tahun) adalah pembawa acara berita Indonesia. Ia menjadi anchor dalam program berita Sekilas Info,Seputar Indonesia Pagi,Seputar Indonesia Siang dan Delik. Dian Mirza juga pernah membintangi iklan produk sabun kecantikan, Dove, pada tahun 2005. Dian Mirza adalah alumni Universitas Indonesia dan Universitas Queensland, Brisbane, Australia. Sejak tanggal 1 April 2009 hingga 21 Februari 2011, dia bekerja di Trans TV membawakan berita Reportase Malam. Sejak tanggal 22 Februari 2011, dia bekerja di RCTI membawakan berita Seputar Indonesia Pagi, Seputar Indonesia Siang, Seputar Indonesia Malam, Sekilas Info, Delik dan Dua Sisi. Pada tahun 2017, ia mengundurkan diri dari RCTI karena fokus menjalankan bisnis MLM-nya yang dijalani sejak 2015. Namun, pada akhir Juli 2017, ia muncul kembali di Metro TV pada program Metro Plus Pagi sebagai presenter freelance.

Dian Mirza lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, 11 Desember 1983. Ia menjadi anchor dalam program berita Sekilas Info, Seputar Indonesia Pagi, Seputar Indonesia Siang, Seputar Indonesia Sore (mulai 8 Januari 2013) dan Delik. Sejak tahun 2008, dia bekerja di Trans TV. Awalnya, ia masuk sebagai staff bagian Human Resource dan Development. 2 tahun kemudian, Icca, pindah ke Divisi News, dan beralih menjadi seorang reporter dan presenter, sebelum akhirnya pindah ke RCTI pada tahun 2011. Wikipedia mencatat, Dian Mirza juga pernah membintangi iklan produk sabun kecantikan, Dove, pada tahun 2005. Cewek manis berpostur mungil ini adalah alumni Universitas Indonesia dan Universitas Queensland, Brisbane, Australia.

Astri Megatari RCTI

Astri Megatari adalah seorang pembawa acara berita Indonesia. Ia lahir di Bandung, Indonesia, 10 Juli 1986. Sebelum terjun menjadi pembawa berita, Astri merupakan seorang model. Karirnya berawal telah ia berhasil menjadi salah satu kandidat di ajang Puteri Indonesia 2008. Sejak saat itulah dirinya mulai berkecimpung dalam dunia hiburan Indonesia. Terhitung mulai tanggal 21 November 2008 hingga 30 Juni 2010, Astri bekerja di Trans TV membawakan acara berita Reportase Malam.


Astri Megatari adalah seorang pembawa acara berita Indonesia. Ia lahir di Bandung, Indonesia, 10 Juli 1986. Sebelum terjun menjadi pembawa berita, Astri merupakan seorang model. Karirnya berawal telah ia berhasil menjadi salah satu kandidat di ajang Puteri Indonesia 2008. Sejak saat itulah dirinya mulai berkecimpung dalam dunia hiburan Indonesia. Terhitung mulai tanggal 21 November 2008 hingga 30 Juni 2010, Astri bekerja di Trans TV membawakan acara berita Reportase Malam.
Reportase adalah salah satu acara televisi yang disiarkan dari stasiun televisi Trans TV. Acara berita ini ditayangkan setiap pukul 04.15-05.00 WIB, 14.30-15.00 WIB dan 00.30-01.00 WIB setiap Senin hingga Minggu. Reportase berisikan materi berita dari dalam dan luar negeri yang aktual dan terkini. Khusus untuk berita international, materi yang ditampilkan adalah informasi yang memiliki kedekatan dengan masyarakat Indonesia. Sementara, kejadian-kejadian yang berlangsung di kawasan Timur Tengah, Asia, dan Asia Tenggara serta beberapa kawasan yang berdekatan dengan Indonesia akan menjadi pilihan utama berita-berita dari luar negeri. Program yang diramu selama tiga puluh hingga enam puluh menit ini akan disajikan ke hadapan pemirsa dengan lima kemasan berita yang berbeda. Materi berita yang ditampilkan diantaranya berupa perkembangan berita politik, ekonomi, sosial terkini serta berbagai peristiwa menarik lainnya. Dan setelah 2 tahun bekerja sama dalam acara tersebut, ia akhirnya resmi mengundurkan diri. Tepatnya sejak tanggal 1 Juli 2010, dia bekerja di RCTI dengan membawakan acara berita Seputar Indonesia Pagi, Seputar Indonesia Siang, Seputar Indonesia Sore dan Sekilas Info. Seputar Indonesia adalah program berita pertama yang diproduksi oleh RCTI.
Dengan konsep yang lebih tegas dan menarik membuat program ini banyak diminati oleh seluruh pemirsa RCTI di Indonesia. Tak heran jika banyak pembawa berita acara ini yang dengan mudah dikenal oleh masyarakat Indonesia.