Rabu, 26 April 2017

Nomor Telepon Tina Talisa SCTV

Tina Talisa (lahir di Bandung, 24 Desember 1979; umur 37 tahun) adalah seorang pembawa acara berkebangsaan Indonesia. Ia juga merupakan mantan finalis Puteri Indonesia 2003, juara I Mojang Jawa Barat 2003, dan juara I Mojang Kota Bandung 2002, ini berkarier sebagai newcaster, berawal dari ketertarikannya di dunia broadcasting saat bekerja di Radio Paramuda dan Radio Mustika. Tina selalu hadir setiap sore dalam Reportase Sore, program berita di Trans TV. Pada Mei 2007, pindah ke Lativi yang sejak tahun 2008 ini berubah menjadi stasiun TV dengan fokus berita dan olahraga dengan nama tvOne sebagai asisten produser merangkap news presenter.Ia pernah membawakan acara Apa Kabar Indonesia Malam yang disiarkan rutin di Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4


Tina Talisa (lahir di Bandung, 24 Desember 1979; umur 37 tahun) adalah seorang pembawa acara berkebangsaan Indonesia.
Ia juga merupakan mantan finalis Puteri Indonesia 2003, juara I Mojang Jawa Barat 2003, dan juara I Mojang Kota Bandung 2002, ini berkarier sebagai newcaster, berawal dari ketertarikannya di dunia broadcasting saat bekerja di Radio Paramuda dan Radio Mustika. Tina selalu hadir setiap sore dalam Reportase Sore, program berita di Trans TV. Pada Mei 2007, pindah ke Lativi yang sejak tahun 2008 ini berubah menjadi stasiun TV dengan fokus berita dan olahraga dengan nama tvOne sebagai asisten produser merangkap news presenter.Ia pernah membawakan acara Apa Kabar Indonesia Malam yang disiarkan rutin di Wisma Nusantara, kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Pada tanggal 2 November 2011, ia memutuskan keluar dari tvOne tanpa alasan yang jelas. Pada tanggal 1 Desember 2011, Tina Talisa secara resmi bergabung dengan Indosiar sebagai manajer pencari bakat dan pertunjukan, penyiar utama, cuaca, dan olahraga.[1] Dan pada pertengahan 2014 Ia kembali memutuskan untuk hengkang dari Indosiar. Namun pada 3 Mei 2015 Ia kembali muncul di layar kaca dalam program Satu Indonesia yang disiarkan di NET. sebagai host dalam program tersebut. Pendidikan Sebelumnya dia pernah berprofesi sebagai dokter gigi dan merupakan Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, Bandung pada tahun 2001. Tina Talisa sekarang kuliah di Program Magister Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Bandung. Keluarga Tina pernah menikah dengan putra mantan Kepala Bapennas Paskah Suzetta, Muhammad Eggi Hamzah, namun sudah bercerai pada tahun 2009. Untuk kedua kalinya Tina menikah dengan seorang pengusaha restoran dari Aceh yang juga duda pada tanggal 17 Juli 2011. Tina Talisa telah resmi menjadi istri dari Amrinur Okta Jaya yang biasa disa pa Bang Adie. Acara akad nikah digelar di Hotel Nikko, Jakarta Pusat, Minggu (17/7/2011) pukul 16.10 WIB dan tercatat di KUA Menteng, Jakarta Pusat dengan maskawin perhiasan emas seberat 53 gram dan seperangkat alat salat. Penghargaan Panasonic Gobel Awards 2012 untuk kategori Presenter Talkshow Berita & Informasi Terfavorit. Referensi


Nomor Telepon Ira Koesno

Terutama soal Ira Koesno! Baca Juga 3 Calon Saling Serang di Debat Cagub DKI, Ira Koesno yang Menang Komunitas Mobil, Kopi Darat Jadi Ajang Tukar Pikiran Bela Fakhrul Razi, Rina Nose Bantah Gagal Move On Ya, tak hanya soal pembicaraan para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang mencuri perhatian netizen. Banyak posting-an yang juga ditujukan untuk sang moderator, Ira Koesno. Perempuan kelahiran 30 November 1969 yang merupakan news anchor di era 90an tersebut bahkan Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4


Dwi Noviratri Koesno (lahir 30 November 1969; umur 47 tahun; lebih dikenal sebagai Ira Koesno) adalah mantan penyiar Liputan 6, suatu layanan berita dari stasiun penyiaran televisi SCTV. Ira merupakan penggemar berat klub sepak bola asal Inggris, Chelsea F.C..
Bintang.com, Jakarta Gelaran debat Cagub DKI Jakarta 2017 bisa dibilang telah berjalan sukses, bahkan kesuksesannya bisa terlihat hingga sekarang. Pembicaraan soal debat yang berlangsung pada 13 Januari 2017 tersebut masih dapat kita lihat sekarang ini di berbagai media sosial. Terutama soal Ira Koesno! Baca Juga 3 Calon Saling Serang di Debat Cagub DKI, Ira Koesno yang Menang Komunitas Mobil, Kopi Darat Jadi Ajang Tukar Pikiran Bela Fakhrul Razi, Rina Nose Bantah Gagal Move On Ya, tak hanya soal pembicaraan para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang mencuri perhatian netizen. Banyak posting-an yang juga ditujukan untuk sang moderator, Ira Koesno. Perempuan kelahiran 30 November 1969 yang merupakan news anchor di era 90an tersebut bahkan sempat menjadi trending topic di Twitter lho. Banyak netizen yang mengagumi penampilan alumni Master of Arts Bidang Film dan Produksi Televisi Universitas Bristol dan Master of Arts Bidang Jurnalistik International Universitas Westminster ini. Tak heran kalau para netizen pun banyak mencari tahu tentang sosok Ira Koesno di mesin pencarian Google. Netizen pun semakin kegirangan ketika Ira Koesno yang masih sangat cantik dan terlihat awet muda itu padahal sudah berusia 47 tahun dan ternyata masing single alias belum menikah. Hmmm, alhasil banyak netizen yang langsung baper dan berharap bisa mendampingi Ira Koesno. Di bawah ini adalah cuitan lucu soal status Ira Koesno yang masih single.

Nomor Telepon Alvin Adam Metro TV

Alvin Adam (lahir di Medan, Sumatera Utara, 16 Juni 1971; umur 45 tahun) dikenal sebagai pembawa acara, pembaca berita, dan aktor. Ia mengawali karier sebagai aktor dalam berberapa judul sinetron Indonesia dengan perannya yang paling terkenal adalah saat bermain bersama Achul Wiraperwata dan Novita Wibowo dalam sinetron Tersanjung. Ia lantas bergabung dengan Metro TV sebagai pembaca berita dan kemudian didaulat sebagai pembawa acara hiburan di Metro TV. Selain bekerja di Metro TV, Ia ikut berperan dalam sejumlah film nasional. div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">

Alvin Adam (lahir di Medan, Sumatera Utara, 16 Juni 1971; umur 45 tahun) dikenal sebagai pembawa acara, pembaca berita, dan aktor. Ia mengawali karier sebagai aktor dalam berberapa judul sinetron Indonesia dengan perannya yang paling terkenal adalah saat bermain bersama Achul Wiraperwata dan Novita Wibowo dalam sinetron Tersanjung. Ia lantas bergabung dengan Metro TV sebagai pembaca berita dan kemudian didaulat sebagai pembawa acara hiburan di Metro TV. Selain bekerja di Metro TV, Ia ikut berperan dalam sejumlah film nasional.

Pria berdarah campuran Minang, Aceh, Tionghoa, dan Filipina ini juga telah menerbitkan beberapa buku, di antaranya This is Not Just Alvin pada awal 2014.[1]

Daftar isi

1 Filmografi
2 Sinetron
3 Host
4 Referensi

Filmografi
Ca Bau Kan (2002)
Berbagi Suami (2006)

Bias-Bias Kasih
Tersanjung 2 s/d 5
Janji Hati

Host

Showbiz (Metro TV)
Just Alvin (Metro TV)
Teka - Teki Silang (Antv)

Referensi

 "Lima Buku Alvin Adam" Kompas.com. 19-2-2014. Diakses 8-10-2014.

Manager Jeremy Teti

Jeremy Teti (lahir di Atambua, Nusa Tenggara Timur, Indonesia, 31 Maret 1968; umur 49 tahun) adalah salah satu presenter dan pembawa berita di Indonesia dalam acara berita Liputan 6, SCTV. Pada tahun 1994, ia memulai bekerja di SCTV Surabaya sebagai announcer continuity. Ia melakukan siaran on air perdananya sebagai presenter Liputan 6 pada tanggal 24 Agustus 1996 bersama Ira Koesno di Liputan 6 Pagi. Sebagai jurnalis ia pernah hampir terancam mati saat liputan pada saat Timor Timur akan berpisah dari Indonesia dan juga pada saat ricuh tahun 1998. Ia pernah beberapa kali menjadi nominator Panasonic Award. Dia dikenal dengan lagu yang dibawakan oleh komposer ucapan Eka Gustiwana yang berjudul BBM Campuran.[1] Per 1 Agustus 2013, Jeremy Teti mengundurkan diri dari SCTV. Jeremy akan fokus ke dunia hiburan setelah mengundurkan diri dari SCTV. Ia memang punya mimpi yang belum terkejar yakni aktif di dunia entertainment. Setelah video Jeremy Teti berjudul Jeremy Teti Nyanyi! - BBM Campuran diunggah oleh Eka Gustiwana, dia serin g diundang ke berbagai stasiun televisi untuk diwawancarai.[2]. Pada tahun 2014, untuk pertama kalinya Jeremy Teti memenangkan Panasonic Gobel Awards 2014 Kategori Presenter Berita & Talkshow Berita setelah lima kali mengikuti nominasi namun tidak juga menang. Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4




Irvan Gading

WA 085100292698 HP 081586612270


Jeremy Teti (lahir di Atambua, Nusa Tenggara Timur, Indonesia, 31 Maret 1968; umur 49 tahun) adalah salah satu presenter dan pembawa berita di Indonesia dalam acara berita Liputan 6, SCTV. Pada tahun 1994, ia memulai bekerja di SCTV Surabaya sebagai announcer continuity. Ia melakukan siaran on air perdananya sebagai presenter Liputan 6 pada tanggal 24 Agustus 1996 bersama Ira Koesno di Liputan 6 Pagi. Sebagai jurnalis ia pernah hampir terancam mati saat liputan pada saat Timor Timur akan berpisah dari Indonesia dan juga pada saat ricuh tahun 1998. Ia pernah beberapa kali menjadi nominator Panasonic Award. Dia dikenal dengan lagu yang dibawakan oleh komposer ucapan Eka Gustiwana yang berjudul BBM Campuran.[1] Per 1 Agustus 2013, Jeremy Teti mengundurkan diri dari SCTV. Jeremy akan fokus ke dunia hiburan setelah mengundurkan diri dari SCTV. Ia memang punya mimpi yang belum terkejar yakni aktif di dunia entertainment. Setelah video Jeremy Teti berjudul Jeremy Teti Nyanyi! - BBM Campuran diunggah oleh Eka Gustiwana, dia serin g diundang ke berbagai stasiun televisi untuk diwawancarai.[2]. Pada tahun 2014, untuk pertama kalinya Jeremy Teti memenangkan Panasonic Gobel Awards 2014 Kategori Presenter Berita & Talkshow Berita setelah lima kali mengikuti nominasi namun tidak juga menang.

Nomor Telepon Alfito Deannova Moderator Pilgub

Alfito Deannova Gintings (lahir di Jakarta, 17 September 1976; umur 40 tahun) adalah pembaca berita sekaligus jurnalis yang bergabung dengan Liputan 6 di SCTV sejak tahun 2000 hingga tahun 2007. Ia resmi bergabung dengan tvOne pada tahun 2008 semenjak membawa acara gelar wicara Alfito (atau lebih dikenal sebagai Alfito Show). Alfito keluar dari tvOne pada tahun 2015, kemudian ia bergabung di CNN Indonesia pada tahun yang sama.

Alfito Deannova Gintings (lahir di Jakarta, 17 September 1976; umur 40 tahun) adalah pembaca berita sekaligus jurnalis yang bergabung dengan Liputan 6 di SCTV sejak tahun 2000 hingga tahun 2007. Ia resmi bergabung dengan tvOne pada tahun 2008 semenjak membawa acara gelar wicara Alfito (atau lebih dikenal sebagai Alfito Show). Alfito keluar dari tvOne pada tahun 2015, kemudian ia bergabung di CNN Indonesia pada tahun yang sama.


Ia pernah dipercaya untuk memandu program Liputan 6 Petang dan bertugas secara reguler dalam jajaran Produser Produksi Berita SCTV. Kegiatannya dalam menggeluti dunia media, dimulainya sejak bangku kuliah, pada tahun 1996. Kala itu, Fito, begitu ia biasa disapa, menjadi Penyiar Radio Suara Kejayaan 101,6 FM sampai penghujung tahun 1999. Sebelum menyelesaikan studinya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, jurusan Akuntansi pada September 2000, pada tahun yang sama ia memutuskan untuk terjun pada bidang pemberitaan. SCTV pun menjadi pilihan pertama. Tugas pertamanya ketika terjun dengan status wartawan magang, adalah meliput meledaknya bom di kediaman Kedubes Filipina, di Jakarta pada Agustus 2000. Sejak saat itu, ayah dari Laqisya Phillianova Gintings dan suami dari penyiar berita TPI (sekarang MNCTV), Rencany Indra Martani ini bertanggung jawab melakukan peliputan pada bidang hukum dan kriminal. Beberapa bulan kemudian, tepatnya Desember 2000, ia mulai berkenalan dengan lensa kamera dalam tugas menyampaikan laporan langsung Arus Balik - Mudik Lebaran di Pelabuhan Penyeberangan Merak. Sejak saat itu, kemampuan pelaporan langsungnya terus terasah, untuk menghadirkan laporan langsung dari berbagai peristiwa, termasuk suasana genting transisi kepemimpinan nasional dari Abdurrahman Wahid kepada Megawati Soekarnoputri. Setelah penanggung jawab Liputan 6, Kala itu di bawah Karni Ilyas sebagai Pemimpin Redaksi menilainya cukup memahami dunia jurnalistik, ia mulai dipercaya membacakan berita di Program Liputan 6 Pagi. Politik menjadi bidang yang menarik minatnya bahkan sejak ia kanak – kanak. Dibangku sekolah dasar, ketika bocah sebayanya memilih untuk membaca komik atau buku – buku cerita, Fito kecil sibuk bertanya dan meneliti peristiwa G30S/PKI dan memaksakan diri membaca kumpulan pidato [[Soekarno “Dibawah bendera revolusi” milik kakeknya. Di usia remaja ia aktif berperkiprah sebagai pengurus organisasi siswa. Tercatat sebagai wakil ketua OSIS di SMP 3 Depok dan di SMA 1 Bogor pernah memegang posisi sebagai ketua pasukan pengibar bendera Pandawa 16 dan Juru Adat Dewan Ambalan Gudep 25 ekskul pramuka yaitu LSWK. Berbagai pelatihan dan studi singkat dienyamnya sebagai bekal dalam melaksanakan tugas. Salah satunya pada tahun 2003 di ABC Sydney, Australia. Kegiatan peliputan lapangan selama 4 tahun membuatnya dipercaya untuk menggawangi sejumlah acara sebagai produser. Liputan 6 Petang, Dari Titik Nadir untuk korban Tsunami Aceh dan program khusus Pilpres 2004, Selangkah ke Istana. Sejak Mei 2007, Fito bergabung dengan Lativi. Ia termasuk salah satu pionir yang membidani lahirnya tvOne, dengan mengkreasi program – program berita dan Current Affairs. Saat ini, selain menjadi pembaca berita, ia juga dipercaya memegang jabatan Current Affairs Manager di stasiun baru itu. Minatnya pada dunia akademik juga diwujudkannya dengan menjadi pengajar di sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Paramadina, Universitas Al Azhar Indonesia dan Universitas Pancasila. Lulusan pasca sarjana Ilmu Komunikasi UI tahun 2007 ini kini tinggal di Kawasan Bekasi bersama sang Istri, Rencany Indra Martani dan dua putri mereka, Laqisya Phillianova Gintings dan Lavere Fallenova Gintings.